Monday, 9 March 2015

dihujani galau

saat galau, kau hanya perlu berlabuh di hati yang tepat


Saya rasa, galau kembali menghujani saya. Seperti musim hujan, ia turun sepanjanjng hari. Sepanjang minggu. Dan saya tak tahu kemana harus berteduh. 

Seringkali galau menuntun saya menjauhi keramaian. Jauh dari kamar, rumah, dan dari diri saya kemana saja ia mau. 

Semestinya ia membawa saya ke tempat makan. Melampiaskan kegundahan dengan melahap berpring-piring makanan enak. Mungkin makanan yang masuk ke perut akan memberi tahu saya kemana saya harus berteduh, berlindung dari kegalauan ini. 

4 comments:

  1. Sudah jangan galau, mungkin itu bagian dari cobaan hidup.. keep smile...

    ReplyDelete
  2. jufri: sudah loh, kak... ampun yah kalo jelek. hahah
    @achmad: :)

    ReplyDelete
  3. kalau galau paling seru menikmati yang anget anget :D

    ReplyDelete

silakan tinggalkan jejak. agar aku tahu kamu di sana.

komentar akan muncul setelah disetujui.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...